Hernia atau Turun Bero diatasi Dengan Operasi

Di beberapa daerah khususnya di Jakarta masyarakat lebih mengenal penyakit hernia dengan sebutan “turun berok”, dalam bidang kedokteran penyakit turun berok atau hernia didefinisikan sebagai keluarnya organ melalui celah yang tak normal dari tempat yang seharusnya dia berada. Penyakit ini sering terjadi pada di lipat paha (hernia inguinalis) ini lah jenis penyakit hernia yang masyarakat sebut turun berok.

Ada perbedaan istilah yang dibedakan berdasarkan bagaimana si penderita mendapatkan penyakit tersebut seperti Hernia Inguinalis (turun berok) bisa terjadi pada bayi, anak-anak, hingga orang dewasa dan orang tua. Hernia yang terjadi pada bayi dan anak disebut hernia heridter (keturunan). Pada orang tua dan dewasa disebut hernia acquired (didapat).

Gejala yang dirasakan saat mengalami hernia adalah pertama saat terjadi tekanan yang meningkat didalam perut misalnya pada saat mengedan, mengangkat beban berat bahkan pada saat batuk akan merasakan berat pada lipat paha. Gejala berikutnya adalah akan timbul seperti penonjolan yang terlihat pada daerah tersebut saat ada tekanan dalam perut meningkat dan akan menghilang saat tekanannya juga menghilang.

Penonjolan tersebut akan gampang keluar masuk atau timbul dan hilang. Penonjolan tersebut jika dibiarkan akan semakin merosot turun hingga akhirnya masuk ke kantong kemaluan (scrotum). Ini bergantung pada besar atau tidaknya celah penonjolan yang ada serta intensitas pergerakan dapat berupah gampang masuk kembali, sulit atau tidak bisa kembali masuk.

Ini disebut reponibilis yaitu gejala keluar masuknya atau hilang timbulnya penonjolan tersebut. untuk yang tidak bisa masuk kembali tanpa gejala lainnya disebut irreponibilis. Sedangkan, yang tak bisa masuk dan seperti terdapat gejala gangguan saluran makanan istilahnya disebut inkarserata, dan bila terdapat rasa yang teramat sakit disebut strangulata.

Terapi Hernia

Penanganan untuk herinia adalah dengan cara dioperasi di rumah sakit jakarta barat yang bertujuan untuk mengembalikan orang dalam yang sudah keluar dan menutup celah (dalam hal ini umumnya usus). Untuk kasus hernia reponibilis operasi dilakukan dengan berencana. Untuk hernia irrenponibilis operasi harus dilakukan sesegera mungkin. Begitu juga dengan hernia inkarserata dan strangulata operasi juga harus dilakukan secepatnya agar usus yang terjepit dapat segera diselamatkan sehingga tak perlu ada pemotongan dan penyambungan usus.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s